Sabtu, 15 Juni 2013

pengobatan

Kebanyakan kanker menyebabkan kematian. Kanker adalah salah satu penyebab utama kematian di negara berkembang. Kebanyakan kanker dapat di rawat dan banyak di sembuhkan, terutama bila perawatan di mulai sejak awal. Banyak bentuk kanker berhubungan dengan kanker faktor lingkungan yang sebenarnya bisa di hindari. Meroko dapat menyebabkan banyak kanker daripada faktor lingkungan lainnya. Tumor (bahasa latin; pembengkakan) menunjuk masa jaringan yang tidak normal, tetapi dapat berupa "ganas" (bersifat kanker) atau "jinak" (tidak bersifat kanker). Hanya tumor ganas yang mampu menyerang jaringan lainnya ataupun bermetastasi. Kanker dapat menyebar melalui kelenjar getah bening maupun pembuluh darah ke organ lain. Di Amerika srikat dan beberapa negara berkembang lainnya, sekitar 0,5% dari p[opulasi terdiagnosa kanker.

Banyak cara yang dapat di lakukan untuk mengobati penyakit kanker. Setiap orang yang terkena kanker tentusaja merasa was-was mengingat penyakit ini di golongkan sebagai penyakit berbahaya yang mematikan. Diperlukan penangan yang dini dan serius untuk melakukan mengatasi penyakiit ini, mengingat dampaknya yang fatal bila terlambat atau salah dalam pengobatan. Kin, bukan hanya pengobatan secara medis yang di kenal masyarakat, namun banyak juga cara pengobatan seperti perpaduan antara kemoterapi dan herbal. 
Masing-masing metode pengobatan tersebut tentu saja menyebabkan konsekuensinya sendiri. Khusus untuk pengobatan trDISIONAL/alami, banyak ahli bedah tumor yang beranggapan bahwa pola pola pengobatan tersebut tidak berpengaruh samasekali terhadap kesembuhan pasien.

Sebaliknya, serengkali ini di anggap berpotensi dalam memengaruhi kinerja obat anti-kanker yang sedang di konsumsi.
Jika di cermati, pendapat tersebut memang resional terlebih jika melihat fakta bahwa semakin banyak saja pengobatan alternatif yang berbasiskan anti herbal namun, tanpa melakukan uji klinis terlebih dahhulu. Meski begitu , tentusaja kita tak bisa 'pukul rata' dan mengagap setiap pengobatan tradisional yang berbasiskan herbal jktidak mengandung manfaat sama sekali untuk mengobati kanker. Pada dasarnya,banyak tumbuhan herbal dan buah-buahan yang mengandung flafonoid yang sangat bermanfaat untuki mengobati penyakit kanker.

Penyebarannya yang luas serta tingkat toksisitasnya yang rendah memberikan keuntungan bagi kita untuk mengonsumsi tanaman yang mengandung senyawa aktif ini guna pengobatan. Banyak sekali manfaat yang di berikan oleh flavonoid di dalam tubuh kita. Sejumlah penelitian menunjukan bahwa flavonoid mampu berperan dalam memodifikasi reaksi tubuh terhadap penyakit. Fungsi flavonoid selain melawan kanker, di antaranya dapat menekan peredangan atau inflamasi, mengontrol kadar gula dalam darah, melindungi tubuh dari serangan penyakit jantung, dan juga memperbaiki sistem imunitas atau kekebalan tubuh.

Perlu diketahui bahwa kadar flavonoid dalam setiap tumbuhan bervariasi sehingga kombinasi dan kuantitasnya yang beragam tersebut dapat di manfaatkan untuk mengobati berbagai jenis kanker. Fungsi dan manfaat flavonoid ini dalam kemoterapi ialah dapat membantu meningkatkan kinerja kemoterapi dan menurunkan efek racun (toksisitas) kemo terapi tersebut. Akan lebih baik jika di lakukan kombinasi berbagai rtagam flavonoid seperti luteloin, quercetin, genistain,apigenin, dan juga kaemferol.perpaduan tersebut kususnya dapat menghambat pertumbuhan sel kanker ovarium.

Kombinasiu tersebut berpeluang lebih besar dalam membunuh kanker karena melakukan pengobatan dengan cara yang berbeda, dimana masing-masing memiliki fungsi tersendiri. Jika hanya di lakukan pengobatan  dengan cara kemoterapi, memang cara ini dapat membunuh sel kanker, namun kurang berdaya untuk mencegah penyebaran sel kanker tersiebut ke organ yang lain. Kemoterapi juga tidak akan berdaya untuk jika ada pertumbuhan pembulu darah yang baru, yang dapat memasok makanan bagi sel kanker dan berfungsi dalam menekan adanya pertumbuhan pembuluh darah yang baru,menekan terjadinya mitosis atau pembelahan sel, dan menghambat metastastis atau penyebaran ke organ lainnya.

Ya, disamping pengobatan medis, Anda juga bisa mempertimbangkan konsumsi herbal anti-kanker untuk mengatasi penyakit ini. Yang penting pengobatan di lakukan dengan cara konsisten dan persisten. Untuk kesembbuhan Anda, apapun caranya mesti rela di tempuh!